Micropore Biotechnology
Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati

Restorasi Terumbu Karang Berbasis Sains dan Teknologi

Menyelamatkan ekosistem laut melalui integrasi teknologi mikrobiologi dan nanomaterial.

“Micropore Biotechnology adalah program inovatif di bawah Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati yang berfokus pada pengembangan prototipe media mikroporous berbahan nanomaterial zeolit. Melalui pendekatan berbasis sains, kami mengintegrasikan teknologi mikrobiologi dan nanomaterial untuk menciptakan substrat optimal bagi kolonisasi bakteri benefisial alami karang, guna mempercepat pertumbuhan fragmen karang dan mereduksi polutan laut.”

Model 3D: “Rainbow Haven Reef – Coral” oleh Brian Trepanier (CMBC), CC BY 4.0.

Lokasi Fokus

Pulau Moyo

Teknologi

Mikrofragmentasi & Nanomaterial Zeolit

Target Utama

Pereduksi Polutan & Percepatan Pertumbuhan Karang

Mitra & SponsorTFCCA — Sponsor Utama

Tentang Kami

Latar Belakang Kegiatan

Kawasan Pulau Moyo dan Teluk Saleh merupakan habitat laut yang sangat penting, namun saat ini menghadapi kerentanan tinggi akibat tekanan antropogenik seperti aktivitas wisata, peningkatan sedimen, tumpahan minyak kapal, dan polutan lainnya.

Sebagai respons terhadap ancaman ini, hadir inovasi Restorasi Karang Berbasis Fragmentasi Nanomaterial-Mikroporous. Inovasi ini dirancang untuk memfasilitasi kolonisasi bakteri benefisial dalam upaya pereduksi polutan serta percepatan pertumbuhan karang, memastikan keberlanjutan ekosistem laut yang vital ini.

Tujuan Program

  • Mengembangkan prototipe media mikroporous berbahan nanomaterial zeolit sebagai substrat kolonisasi bakteri benefisial alami karang.
  • Meningkatkan ketahanan karang terhadap polutan antropogenik di wilayah konservasi.
  • Mempercepat pertumbuhan fragmen karang hasil metode mikrofragmentasi.

Konsorsium Pelaksana

Kami bergerak melalui sinergi multidisiplin yang terdiri dari empat pilar utama di bawah Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati.

Pengaju Utama & Koordinator

Program Studi Bioteknologi

Bertanggung jawab penuh atas manajemen kegiatan, riset mendalam mengenai mikrobioma karang, menjaga kualitas luaran, serta pelaporan program.

Riset & Pengembangan

Kelompok Riset Nanosains

Mendukung penuh pengembangan, formulasi, dan pengujian media mikroporous di laboratorium serta pemantauan teknis di lapangan.

Pelaksana Lapangan

Program Studi Perikanan

Pelaksana teknis kegiatan lapangan, proses restorasi karang secara langsung, dan penggerak pemberdayaan masyarakat pesisir di sekitar lokasi program.

Pemetaan & Evaluasi

Program Studi Konservasi Sumberdaya Alam

Bertanggung jawab pada pemetaan ekologi kawasan dan melakukan evaluasi komprehensif terhadap keberhasilan aplikasi riset di ekosistem target.

Tim Kami

Peneliti di Balik Program

Tim multidisiplin yang menjalankan riset, pengembangan, dan implementasi lapangan Micropore Biotechnology.

Izzul Islam
Ketua

Izzul Islam

Sintesis Nano, Bioteknologi

Riri Rimbun
Anggota

Riri Rimbun

Bioteknologi, Mikrobiologi

Adi Suriyadin
Anggota

Adi Suriyadin

Ilmu Perikanan, Perikanan Terapan

Muh. Fahrudin
Anggota

Muh. Fahrudin

Ilmu Perikanan, Pemetaan Biodiversitas Laut

Marselianti
Anggota

Marselianti

Konservasi Sumberdaya Alam, GIS

Inovasi & Teknologi

Sains di Balik Micropore Biotechnology

Laman ini menjelaskan aspek sains dari Micropore Biotechnology agar dapat dipahami oleh akademisi maupun publik.

01

Pilar Teknologi 01

Media Mikroporous Zeolit

Penjelasan mengenai pemanfaatan nanomaterial zeolit yang dimodifikasi menjadi struktur berpori mikro (mikroporous) untuk meniru lingkungan alami karang.

02

Pilar Teknologi 02

Kolonisasi Bakteri Benefisial

Bagaimana bakteri baik (benefisial) alami karang diisolasi dan ditumbuhkan pada media zeolit untuk membantu karang menyaring dan mendegradasi polutan (minyak, sedimen, kimia).

03

Pilar Teknologi 03

Mikrofragmentasi Karang

Teknik memotong karang menjadi bagian-bagian sangat kecil untuk memicu pertumbuhan jaringan karang yang jauh lebih cepat saat ditempelkan pada media mikroporous kami.

Lokasi Program

Pulau Moyo

Menampilkan kondisi lapangan tempat program diimplementasikan, beserta tantangan ekologis yang dihadapi kawasan konservasi ini.

Kondisi Eksisting & Tantangan Ekologis

Aktivitas Wisata

Tekanan dari jangkar kapal dan limbah domestik.

Peningkatan Sedimen

Dampak aliran permukaan dari darat yang menutupi polip karang.

Minyak Kapal & Polutan

Residu transportasi laut yang mengganggu kesehatan mikrobioma karang.

Berita & Publikasi

Transparansi Riset & Kegiatan Lapangan

Ruang publikasi untuk transparansi perkembangan riset dan kegiatan lapangan Micropore Biotechnology.

Tim TFCCA FITH UTS Perkuat Riset Ekosistem Karang Berkelanjutan melalui Sinergi Program Kelautan NTB

07 Mei 2026

Tim TFCCA FITH UTS Perkuat Riset Ekosistem Karang Berkelanjutan melalui Sinergi Program Kelautan NTB

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Sinkronisasi dan Harmonisasi Program Kerja UPT BLUD BPSDKP Wilayah Lombok, Sumbawa–Sumbawa Barat, serta Bima–Dompu bersama NGO, mitra strategis, dan lembaga penerima hibah TFCCA. Tim TFCCA dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati Universitas Teknologi Sumbawa turut ambil peran strategis, berkomitmen memperkuat riset dalam mendukung keberlanjutan ekosistem karang.

Mengunjungi Laboratorium Ilmu dan Teknologi Hayati

31 Juli 2026

Mengunjungi Laboratorium Ilmu dan Teknologi Hayati

Tim Tropical Forest and Coral Reefs Conservation Act (TFCCA) dari Konservasi Indonesia bersama perwakilan Kementerian Keuangan Republik Indonesia mengunjungi Laboratorium Ilmu dan Teknologi Hayati UTS untuk melihat langsung perkembangan penelitian inovasi teknologi restorasi terumbu karang berbasis bioteknologi.

Mengunjungi Lokasi Riset

02 Agustus 2026

Mengunjungi Lokasi Riset

Rombongan melaksanakan kunjungan lapangan (site visit) ke lokasi penelitian di Pulau Moyo, memperoleh penjelasan mengenai tahapan penelitian, metode transplantasi karang, kondisi lokasi, serta capaian dan rencana tindak lanjut program TFCCA.

Laporan berkala program Micropore Biotechnology

Didukung oleh TFCCA — tersedia dalam format dokumen unduh.

Minta Laporan Terbaru

Kontak

Saluran Komunikasi Resmi

Hubungi kami untuk keperluan kerja sama riset, kemitraan konservasi, atau media.

Institusi

Laboratorium Ilmu dan Teknologi Hayati

Jl. Raya Olat Maras Batu Alang, Pernek, Kec. Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Bar. 84371